Dari Pada Antri di ATM mending Bayar2 Sambil Santai di HP Pribadi. Lebih Murah dan Dapat Cashback !

Bayi Prematur

Tak ada satu wanita pun yang ingin melahirkan bayi prematur, tapi sekitar satu dari delapan ibu di Amerika Serikat melahirkan sebelum usia kehamilan mencapai minggu ke-37.

Kasih sayangmu tak terbalaskan

Kasih sayang ibu dan dukungan penuh keluarga menyelamatkan bayi prematur secara maksimal.

Keajaiban Bayi Prematur

Memiliki bayi prematur bukanlah akhir dari segalanya, justru dari sinilah keajaiban hidup akan terwujud.

Bayi prematur adalah sumber inspirasi kami

Bayi mungilku sumber spirit dan inspirasi bagi kami sekeluarga. Memotivasi kami untuk memastikan hidupnya sangat berkualitas.

Keistimewaan Bayi Prematur

Yakinlah bahwa dia memang istimewa. Dia lebih cerdas dan hebat dibanding bayi seusianya yang lahir normal.

Tampilkan postingan dengan label Inkubator Alami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Inkubator Alami. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 November 2011

Ajak Keluarga Jadi "Induk Kangguru" Bagi Bayi Prematur


SIAPA pun tentu mengharapkan bayi yang dikandungnya akan terlahir normal tanpa masalah. Banyak ibu melahirkan yang dihinggapi kecemasan berlebihan karena memiliki anak prematur (usia kehamilan ibu kurang dari 37 minggu).

Bayi yang dilahirkan prematur biasanya membutuhkan perawatan intensif maupun semiintensif di rumah sakit. Hal ini karena sistem atau organ-organ tubuhnya belum matang sehingga bayi butuh bantuan untuk tetap hidup. Namun, tidak semua bayi prematur harus dirawat di rumah sakit. Jika kondisinya memungkinkan, bayi prematur bisa langsung dibawa pulang.

Penentuan kondisi bayi layak dibawa pulang atau tidak, bukan hanya berdasar pada usia kehamilan tapi juga berat badan bayi saat lahir. Dengan berat badan minimal 1,8-2 kilogram sudah aman untuk dibawa pulang asalkan tidak ada kelainan atau memiliki faktor penyulit akibat belum sempurnanya semua organ tubuh.

Berat badan dua kilogram ini setara dengan usia kehamilan 34 minggu di mana bayi sudah memiliki refleks isap dan pola napas teratur. Pada bayi yang lahir di bawah 34 minggu belum memiliki pola napas teratur sehingga terkadang "lupa" bernapas karena paru-parunya belum sempurna.

Sebelum pulang, bayi prematur harus mampu minum secara aktif. Untuk bayi prematur dengan berat badan di bawah 1,8 kilogram sebaiknya dirawat terlebih dulu di rumah sakit. Di rumah sakit, bayi prematur dirawat di dalam inkubator untuk menjaga kestabilan suhu tubuh. Beberapa bayi juga membutuhkan bantuan oksigen untuk bernapas serta dibantu perawat untuk minum susu. Lama masa perawatan bayi prematur berbeda-beda, tergantung kondisi kesehatan bayi.

Ketika bayi prematur boleh dibawa pulang, dibutuhkan kesiapan orangtua untuk merawat bayi prematur di rumah. Mau tidak mau orangtua harus belajar merawat bayi prematur karena bayi ini membutuhkan perawatan khusus yang berbeda dengan bayi-bayi pada umumnya.

Salah satu hal paling penting adalah orangtua di rumah harus menjaga kehangatan tubuh si bayi prematur. Karena kulitnya masih sangat tipis, bayi prematur sangat rentan terhadap dingin. Cara paling tepat untuk menjaga suhu tubuh bayi prematur adalah dengan metode kanguru.

Metode ini meniru cara kangguru menghangatkan badan anaknya. Seorang bayi yang lahir prematur, umumnya akan diletakkan ke dalam inkubator agar suhu tubuhnya tetap normal serta diberi bantuan oksigen untuk pernapasannya. Selain inkubator, suhu tubuh bayi dapat dipertahankan kehangatannya dengan menggunakan metode kangguru.

Metode yang ditemukan tahun 1993 ini, merupakan salah satu cara paling efektif dan murah untuk menghangatkan bayi, dengan cara mendekapkan bayi pada tubuh ibunya tanpa dibatasi busana. Prinsipnya adalah kulit bayi menempel pada kulit ibu agar bayi dapat mengambil panas dari tubuh ibunya.

Karena metode kanguru ini sejatinya dilakukan selama 24 jam dalam sehari. Oleh karena itu, kehadiran 'ibu pengganti' amat diperlukan, terlebih saat sang Bunda butuh istirahat. Di saat seperti itulah, Anda dapat mengajak anggota keluarga lainnya untuk turut serta menggantikan posisi Anda sementara menjadi 'induk kanguru' bagi si kecil!

Metode kanguru ini dianjurkan untuk dilakukan setelah dua minggu kelahiran dengan jangka waktu hingga berat badan bayi dirasa cukup baik atau sekira 1.800 gram. Dapat pula diterapkan hingga usia bayi 36 minggu.

Dalam pelaksanaannya perlu diperhatikan persiapan ibu, bayi, posisi bayi, pemantauan bayi, cara kebersihan ibu dan bayi, pemberian ASI (bayi prematur tetap harus diberi ASI setiap 2-3 jam sekali). Bayi dengan berat badan 1,8 kg-2 kg sudah memiliki refleks mengisap yang baik. Jika bayi masih kesulitan mengisap, pemberian ASI bisa melalui pipet. Jika kenyataannya ASI tidak bisa keluar, bayi prematur bisa diberi susu formula.

Sekarang ini di pasaran banyak susu formula khusus untuk bayi prematur, namun pemberiannya harus berkonsultasi dengan dokter. Ada literatur yang menyebutkan, pemberian susu tidak boleh terlalu banyak, hanya sekitar 10-30 cc/kg berat badan per hari karena bayi prematur masih mengalami gangguan pada sistem penyerapan.

Dalam masa-masa bayi diletakkan dalam kantung kanguru, sebaiknya bayi tidak dimandikan karena rentan kedinginan. Untuk menjaga kebersihan, bayi prematur cukup dilap dengan air hangat lalu segera dikeringkan dengan handuk kemudian digendong lagi dengan metoda kanguru. Jika ruangan memakai penyejuk ruangan, suhu minimum ruangan sebaiknya tidak kurang dari 25 derajat Celcius.
(Mom& Kiddie//nsa)

Sumber : http://lifestyle.okezone.com/read/2008/11/24/196/167300/search.html

Selasa, 01 November 2011

Payudara Ibu Sebagai Inkubator Alami

Bayi yang dilahirkan prematur memang membutuhkan perawatan intensif maupun semi intensif di rumah sakit. Namun jika keadaan memungkinkan, bayi prematur juga bisa dirawat di rumah.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan para orangtua adalah memastikan suhu badan bayi tetap hangat, karena bayi prematur rentan terkena hipotermia karena kulitnya masih sangat tipis. Itu sebabnya bayi prematur ditempatkan dalam inkubator di rumah sakit.

Di rumah, cara paling tepat agar bayi tetap hangat adalah dengan metode kanguru. Metode ini meniru cara kanguru menghangatkan badan anaknya.

Caranya adalah, bayi ditelanjangi dan hanya memakai popok serta penutup kepala. Bayi lalu dimasukkan ke dalam baju ibunya dan diletakkan di antara payudara ibu. Baju ibu berfungsi untuk menutup seluruh tubuh bayi seperti kantong kanguru.

“Metode kanguru ini yang paling aman karena suhu badan ibu akan mentransfer panas ke bayi sehingga bayi tak akan kedinginan,” kata dr.Rinawati Rohsiswatmo Sp.A, ahli perinatologi dari FKUI RSCM, Selasa (6/7/2010).

Ia menambahkan, sebaiknya bayi tidak diberi pencahayaan atau panas berlebihan. “Tidak perlu diberikan lampu di dekat tempat tidurnya, apalagi botol berisi air panas. Cukup dipeluk di dada ibunya,” katanya.

Metode kanguru ini dilakukan selama 24 jam. Oleh karena itu, dibutuhkan “ibu pengganti” yang bisa dilakukan oleh ayah atau anggota keluarga lainnya. “Prinsipnya adalah kulit bayi menempel pada kulit ibu agar bayi bisa mengambil panas dari tubuh ibunya,” tutur Rina.

Sampai kapan metode kanguru ini dilakukan? “Sampai bayinya sudah tidak mau,” katanya. Bayi pun bisa memberi sinyal misalnya rewel jika dipeluk atau memberontak.

(kompas.com)

Manfaat Inkubator Alami dalam Merawat Bayi

Inkubator bukan satu-satunya solusi bagi perawatan bayi prematur atau bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Menempelkan bayi pada dada telanjang ibu dan ayahnya juga bisa menjadi inkubator alami. Perawatan semacam ini disebut skin to skin care, atau Metode Kanguru. Memang perlu adaptasi, namun bisa dilatih dan berdampak positif bagi bayi.

Seperti dijelaskan dr Rinawati Rohsiswatmo, SpA, ahli perinatologi dari FKUI RSCM, di Hotel Four Seasons, Jakarta, Selasa (6/7/2010), metode inkubator alami membutuhkan adaptasi bagi orangtua yang mempelajarinya. Orangtua perlu memberanikan diri untuk menghangatkan bayi dengan bersentuhan kulit. Jika bayi menjadi demam, suhu panas bayi akan diserap orangtuanya melalui kulit. Bayi juga akan mendapat panas dari suhu tubuh orangtua. Sesekali boleh letakkan bayi dalam inkubator, namun latih metode kanguru ini lebih sering dengan bantuan tenaga medis di rumah sakit, dr Rina memaparkan.

“Metode ini juga menjadi stimulasi bagi bayi yang bisa berdampak pada perkembangannya. Perawatan ini sangat baik dilakukan para ibu dengan bayi prematur atau bayi kecil, karena bayi hafal gerak tubuh ibu, dari pengalamannya di kandungan,” jelas dr Rina.

Dalam paparannya, dr Rina menjelaskan, Metode Kanguru ini mampu mengurangi rasa sakit dan stres pada bayi, serta mempengaruhi perkembangan bayi. Untuk orangtua, metode ini memberikan rasa percaya diri pada ibu, memberikan ikatan lebih kuat antara ibu dan bayi, serta meningkatkan produksi ASI.

“Bahkan bayi prematur bisa mencari sendiri puting ibu, dan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) bisa terjadi, karena bayi bersentuhan langsung dengan kulit ibu di area payudara,” tambahnya.

Manfaat lainnya adalah, jika beratnya sudah melebihi 1,2 kilogram, bayi prematur atau bayi kecil bisa keluar dari perawatan di rumah sakit dan melanjutkan perawatan di rumah dengan pengawasan dari bidan atau tenaga medis.

(kompas.com)