Dari Pada Antri di ATM mending Bayar2 Sambil Santai di HP Pribadi. Lebih Murah dan Dapat Cashback !

Senin, 31 Oktober 2011

Gendongan Kangguru Cocok Bagi Bayi Prematur Ketimbang Inkubator

Jakarta, Bayi yang lahir prematur sangat rentan terhadap suhu dan mudah terserang hipotermia sehingga harus dimasukkan ke dalam inkubator. Tapi dengan metode Kangaroo Care, ibu bisa merawat si kecil secara lebih dekat tanpa perlu menggunakan inkubator.

"Sebenarnya merawat bayi prematur tidak harus menggunakan inkubator karena bisa dilakukan Kangaroo care," ujar Dr. Rinawati Rohsiswatmo, SpA (K), anggota IDAI Cabang DKI Jakarta dalam Konperensi Media mengenai Informasi Terkini Seputar Tumbuh Kembang Bayi dan Anak untuk Awal Terbaik Kehidupannya di Four Season Hotel, Jakarta, Selasa (6/7/2010).

Kangaroo Care ini adalah metode perawatan bayi prematur dengan cara memberikan sentuhan kulit ke kulit antara si ibu dengan bayi.

Dalam melakukan metode ini, perlu diperhatikan bahwa posisi bayi harus lurus, tidak boleh ditekuk. Lalu bayi didekatkan ke tubuh si ibu. Kemudian beri penutup kepala dan kaki pada bayi. Lakukan hal tersebut selama 24 jam.

Dengan melakukan hal tersebut, bayi akan mendapat panas dari tubuh ibunya dan suhunya menjadi stabil karna si ibu memiliki suhu tubuh antara 36,5-37 derajat Celcius. Suhu tubuh ibu ini merupakan pemanas alami yang lebih baik dibandingkan dengan inkubator yang hanya bersuhu 34 derajat.

"Inkubator itu suhunya 34 derajat, nggak bisa 37 derajat. Kalau suhu inkubator 37 derajat, bisa-bisa terbakar bayinya," kata dokter spesialis kesehatan anak lulusan FKUI ini.

Selain itu, dengan Kangaroo Care bayi akan cepat mencium bau si ibu dan dapat mendengar detak jantung si ibu. Ayunan dan suara si ibu ketika melakukan metode ini pun bisa menjadi stimulus yang baik pada si bayi.

Metode Kangaroo Care ini muncul dari wilayah Bogota, Kolombia. Berdasarkan penelitian, bayi yang dirawat oleh ibunya dengan metode Kangaroo Care memiliki perkembangan otak dan emosi yang lebih bagus daripada yang dimasukkan ke dalam inkubator.

"Perkembangan otak dan emosi, lebih bagus yang dirawat oleh ibunya daripada yang di inkubator," tutur Dr. Rinawati.

Dr. Rinawati memaparkan bahwa Kangaroo Care ini tak hanya untuk bayi prematur, tetapi juga dapat diterapkan pada bayi normal.

Pada bayi normal, Kangaroo Care ini dilakukan sebagai inisiasi menyusu dini. Dan yang penting dalam meningkatkan pertumbuhan anak adalah dengan inisiasi menyusu dini dan memberikan stimulasi seperti pencahayaan yang tidak terlalu terang, dan musik-musik yang baik untuk bayi.

Sampai kapan metode Kangaroo Care dilakukan?

Kangaroo Care diberikan sampai bayi tidak memerlukannya lagi. Untuk mengetahuinya, para ibu tidak perlu khawatir karena sebenarnya para bayi itu pintar. Bayi akan memberi tanda kalau ia tak lagi memerlukan Kangaroo Care, misalnya dengan menangis ketika diberikan sentuhan kulit-ke-kulit oleh si ibu.

Dokter teladan se-Kalimantan Timur Tahun 1990 ini berpendapat, ibu yang baik itu harus mempelajari isyarat yang diperlihatkan anaknya. Jadi, orangtua tidak perlu takut karena si bayi akan memberikan tanda sendiri ketika ia tak lagi membutuhkan Kangaroo Care.

"Banyak ibu yang membutakan nurani hanya dengan mencari informasi melalui membaca buku. Marilah ibu-ibu belajar memahami isyarat yang ditunjukkan bayinya," ajak Dr. Rinawati.




(ir/ir)

Sumber : http://www.detikhealth.com/read/2010/07/06/182517/1394259/764/gendongan-kangguru-cocok-bagi-bayi-prematur-ketimbang-inkubator

0 komentar:

Posting Komentar